Shapefile (SHP) Peta Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) Seluruh Indonesia merupakan salah satu data geospasial penting untuk memahami sebaran ekosistem gambut di Indonesia. Data ini dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan analisis Sistem Informasi Geografis (SIG), mulai dari perencanaan pengelolaan ekosistem gambut, kajian lingkungan, penelitian, analisis tata ruang, hingga pemetaan potensi dan risiko yang berkaitan dengan kawasan gambut.
Data Kesatuan Hidrologis Gambut memiliki posisi penting karena pendekatan pengelolaan ekosistem gambut tidak hanya melihat batas administrasi, tetapi juga mempertimbangkan karakteristik hidrologis suatu kawasan. Dengan demikian, satu kesatuan gambut dapat melintasi batas desa, kecamatan, kabupaten, bahkan provinsi.
Dalam format Shapefile, data KHG dapat langsung digunakan pada berbagai perangkat lunak GIS seperti ArcGIS, ArcGIS Pro, QGIS, Global Mapper, MapInfo, dan aplikasi GIS lainnya.
Berdasarkan informasi geospasial tematik KLHK, KHG merupakan layer berbentuk polygon yang menggambarkan lokasi ekosistem gambut yang berada di antara dua sungai, antara sungai dan laut, dan/atau pada rawa. Informasi geospasial tematik KHG nasional tercatat pada skala 1:250.000, dengan KHG sebagai salah satu layer penting dalam pengelolaan ekosistem gambut.
Apa Itu Kesatuan Hidrologis Gambut?
Kesatuan Hidrologis Gambut atau KHG adalah satuan ekosistem gambut yang dibatasi oleh karakteristik hidrologisnya.
Pendekatan KHG sangat penting karena air merupakan salah satu faktor utama yang mengendalikan kondisi ekosistem gambut. Perubahan tata air dapat memengaruhi kelembapan gambut, tingkat dekomposisi bahan organik, risiko kebakaran, emisi karbon, kondisi vegetasi, serta keberlanjutan fungsi ekosistem.
Dengan pendekatan berbasis KHG, pengelolaan gambut dapat dilakukan secara lebih menyeluruh. Artinya, intervensi terhadap tata air di suatu bagian kawasan perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap bagian lain yang masih berada dalam satu kesatuan hidrologis.
KLHK menjelaskan bahwa KHG digunakan sebagai dasar penting dalam inventarisasi dan pengelolaan ekosistem gambut. Informasi KHG nasional juga menjadi bagian dari kerangka pengelolaan dan perlindungan ekosistem gambut di Indonesia.
Peta KHG Nasional Indonesia
Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.129/MENLHK/SETJEN/PKL.0/2/2017 tentang Penetapan Peta Kesatuan Hidrologis Gambut Nasional, Indonesia memiliki 865 Kesatuan Hidrologis Gambut dengan luas total sekitar 24,67 juta hektare.
KHG tersebut tersebar di beberapa pulau utama Indonesia, yaitu:
- Sumatera
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
KLHK mencatat 207 KHG berada di Sumatera, 190 KHG di Kalimantan, 3 KHG di Sulawesi, dan 465 KHG di Papua.
Angka tersebut menunjukkan bahwa ekosistem gambut Indonesia memiliki cakupan yang sangat luas dan karakteristik yang beragam.
Struktur Data Shapefile Peta Kesatuan Hidrologis Gambut
Kode_khg
Ini merupakan salah satu field paling penting dalam dataset.
Field tersebut berisi kode Kesatuan Hidrologis Gambut.
Contoh kode yang terlihat pada tabel:
- KHG.12.01.06
- KHG.12.13.02
- KHG.12.16.02
- KHG.16.07.04
- KHG.16.07.04
- KHG.12.01.04
- KHG.12.16.01
- KHG.16.07.08
- KHG.14.10.01
Kode tersebut digunakan untuk membedakan satu KHG dengan KHG lainnya.
Informasi resmi KLHK juga menjelaskan bahwa KODE_KHG merupakan kode dari masing-masing Kesatuan Hidrologis Gambut sesuai dengan penetapan KHG nasional.
Karena itu, bagi pengguna GIS, field kode_khg sangat penting ketika melakukan:
- query;
- seleksi KHG;
- penggabungan tabel;
- spatial join;
- identifikasi KHG;
- analisis per KHG;
- pengelompokan data;
- pembuatan peta tematik.
Keunggulan Shapefile Peta KHG
Ada beberapa alasan mengapa data ini sangat bernilai bagi pengguna GIS.
Data berbasis spasial
Data tidak hanya memberikan daftar KHG, tetapi juga memberikan batas spasial polygon sehingga dapat digunakan untuk analisis geografis.
Memiliki kode KHG
Field kode_khg memberikan identitas untuk setiap KHG dan mempermudah proses database maupun analisis.
Siap digunakan di software GIS
Format Shapefile dapat digunakan pada banyak perangkat lunak GIS populer.
Dapat di-overlay
KHG dapat digabungkan dengan berbagai data spasial lainnya.
Mendukung analisis skala nasional
Karena mencakup KHG nasional, dataset dapat digunakan untuk analisis dari tingkat nasional hingga wilayah tertentu.
Mempermudah visualisasi
Pengguna dapat membuat peta tematik KHG dengan cepat.
Bagaimana Cara Mendapatkan Data Ini?
Kami menyediakan akses data ini secara terbatas untuk kebutuhan profesional dan akademis. Anda dapat menghubungi kami langsung atau menekan tombol download berikut :







































