Shapefile (SHP) Kawasan Lindung Indonesia – Data Resmi WDPA

Di tengah meningkatnya tekanan terhadap lingkungan global, kebutuhan akan data yang akurat, terstandarisasi, dan dapat diandalkan menjadi semakin penting. Salah satu dataset yang memiliki peran krusial dalam mendukung keberlanjutan adalah Shapefile Kawasan Lindung Indonesia dari WDPA (World Database on Protected Areas) versi 2019.

Dataset ini tidak hanya menjadi referensi utama dalam dunia konservasi, tetapi juga telah berkembang menjadi alat strategis dalam:

  • Perencanaan tata ruang
  • Evaluasi proyek investasi
  • Analisis risiko lingkungan
  • Implementasi ESG (Environmental, Social, Governance)

Artikel ini akan membahas secara komprehensif mengenai dataset tersebut, mulai dari definisi WDPA, struktur data, hingga manfaat strategisnya bagi berbagai sektor industri.



Apa Itu WDPA (World Database on Protected Areas)?

WDPA (World Database on Protected Areas) adalah database global kawasan lindung yang dikelola oleh UNEP-WCMC bekerja sama dengan IUCN.

WDPA merupakan:

  • Database kawasan lindung terbesar di dunia
  • Sumber referensi resmi untuk kebijakan lingkungan global
  • Digunakan oleh pemerintah, perusahaan multinasional, NGO, dan akademisi

Dataset ini mencakup:

  • Lebih dari 200.000 kawasan lindung global
  • Informasi spasial (polygon & point)
  • Metadata lengkap terkait status, luas, dan pengelolaan

Cakupan Data Indonesia (Update 2019)

Dataset yang Anda gunakan adalah:

  • Versi resmi WDPA tahun 2019
  • Berbasis poin dan polygon (area)
  • Mencakup seluruh wilayah Indonesia

Jenis kawasan yang tercakup antara lain:

  • Taman Nasional
  • Suaka Margasatwa
  • Cagar Alam
  • Kawasan Konservasi Perairan
  • Taman Wisata Alam
  • Hutan Lindung

Dataset ini sangat relevan untuk analisis lintas sektor karena mengikuti standar internasional.



Struktur Data Shapefile Kawasan Lindung

Berdasarkan atribut tabel yang Anda lampirkan, berikut penjelasan lengkap struktur data:

1. Identitas Kawasan

WDPAID & WDPA_PID

  • ID unik global untuk setiap kawasan
  • Digunakan untuk integrasi dengan database internasional

PA_DEF

  • Menunjukkan apakah area termasuk kawasan lindung resmi (Protected Area Definition)

NAME

  • Nama kawasan lindung
  • Contoh:
    • Taman Nasional
    • Kawasan Konservasi Perairan

ORIG_NAME

  • Nama asli atau nama lokal kawasan

2. Klasifikasi Kawasan

DESIG & DESIG_ENG

  • Jenis kawasan lindung (dalam bahasa lokal & Inggris)
    Contoh:
  • Suaka Margasatwa → Wildlife Reserve
  • Taman Nasional → National Park
  • Taman Wisata Alam → Nature Recreation Park

DESIG_TYPE

  • Tipe penetapan kawasan:
    • National
    • Regional
    • International

IUCN_CAT

  • Kategori konservasi berdasarkan standar IUCN

Kategori ini sangat penting dalam menentukan tingkat perlindungan:

KategoriDeskripsi
IaStrict Nature Reserve
IbWilderness Area
IINational Park
IIINatural Monument
IVHabitat/Species Management
VProtected Landscape
VISustainable Use

3. Informasi Luas Area

REP_AREA & GIS_AREA

  • Luas kawasan (reported vs GIS calculation)

REP_M_AREA & GIS_M_AREA

  • Luas kawasan laut

Perbedaan antara REP dan GIS:

  • REP → data resmi dari pemerintah
  • GIS → hasil perhitungan spasial 


4. Informasi Zonasi dan Perlindungan

MARINE

  • Menunjukkan apakah kawasan berada di laut

NO_TAKE

  • Area yang tidak boleh dieksploitasi

NO_TK_AREA

  • Luas zona no-take


5. Status Kawasan

STATUS

  • Status kawasan:
    • Designated
    • Proposed

STATUS_YR

  • Tahun penetapan

6. Pengelolaan dan Administrasi

GOV_TYPE

  • Jenis pengelola:
    • Pemerintah pusat
    • Pemerintah daerah
    • Kolaborasi

OWN_TYPE

  • Kepemilikan lahan

MANG_AUTH

  • Otoritas pengelola
    Contoh:
  • Balai KSDA
  • Kementerian Kelautan dan Perikanan

Kegunaan Data WDPA Indonesia

1. Perencanaan Tata Ruang dan Infrastruktur
2. Analisis AMDAL (Lingkungan)
3. Industri Energi & Pertambangan
4. ESG dan Sustainability Reporting
5. GIS dan Remote Sensing

Insight Penting dari Dataset

Beberapa insight menarik:

  • Banyak kawasan Indonesia berada pada kategori IUCN VI (sustainable use)
  • Kawasan laut mengalami peningkatan signifikan
  • Mayoritas dikelola pemerintah pusat

Bagaimana Cara Mendapatkan Data Ini?

Kami menyediakan akses data ini secara terbatas untuk kebutuhan profesional dan akademis. Anda dapat menghubungi kami langsung atau menekan tombol download berikut :


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar