Shapefile (SHP) Peta Geologi Indonesia (Formasi dan Umur) Update Terbaru ESDM

Peta geologi merupakan salah satu data dasar paling penting dalam dunia geologi, pertambangan, energi, hidrogeologi, infrastruktur, hingga tata ruang. Sebelum suatu wilayah dikembangkan menjadi area pertambangan, perkebunan, kawasan industri, bendungan, jalan tol, maupun kawasan permukiman, para ahli terlebih dahulu mempelajari kondisi geologi yang mendasarinya.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi menyediakan Shapefile (SHP) Peta Geologi Indonesia (Formasi dan Umur) yang memuat informasi sebaran satuan batuan, formasi geologi, umur geologi, serta karakteristik geologi regional di seluruh Indonesia.

Dataset ini merupakan salah satu layer GIS paling penting bagi:

  • Perusahaan pertambangan
  • Perusahaan migas
  • Konsultan geologi
  • Konsultan GIS
  • Akademisi
  • Peneliti
  • Pemerintah daerah
  • Perusahaan konstruksi
  • Investor sektor sumber daya alam

Dengan format shapefile yang kompatibel dengan ArcGIS, QGIS, Global Mapper, dan berbagai software GIS lainnya, data ini menjadi referensi utama dalam analisis geologi nasional.



Mengapa Peta Geologi Sangat Penting?

Hampir seluruh sumber daya alam berasal dari proses geologi yang berlangsung selama jutaan tahun.

Contohnya:

  • Batubara terbentuk pada cekungan sedimen tertentu.
  • Nikel laterit berkembang di atas batuan ultramafik.
  • Emas banyak ditemukan pada sistem vulkanik dan hidrotermal.
  • Bauksit berkembang pada batuan tertentu yang mengalami pelapukan intensif.
  • Air tanah tersimpan pada formasi batuan yang memiliki porositas tinggi.

Karena itu, memahami geologi suatu wilayah merupakan langkah pertama dalam setiap proyek eksplorasi maupun pembangunan.

Gambaran Umum Dataset

Dataset ini berbentuk:

Geometri: Polygon

Sumber Data:

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) – Badan Geologi

Cakupan:

Seluruh Indonesia

Format shapefile

Sistem Koordinat:

EPSG 4326 (WGS84)

Jumlah data:

Puluhan ribu polygon satuan geologi yang mencakup seluruh wilayah Indonesia.

Struktur Data Shapefile Peta Geologi Indonesia


Insight Penting dari Dataset Geologi Indonesia

1. Indonesia Didominasi Aktivitas Vulkanik

Sebagian besar wilayah Indonesia tersusun oleh batuan vulkanik muda akibat aktivitas Cincin Api Pasifik (Ring of Fire).

Hal ini menjelaskan mengapa Indonesia kaya akan:

  • Emas
  • Tembaga
  • Nikel
  • Panas bumi

2. Formasi Sedimen Menjadi Kunci Batubara Nasional

Banyak cadangan batubara Indonesia berada pada:

  • Formasi Muaraenim
  • Formasi Talangakar
  • Formasi Tanjung

Formasi tersebut dapat diidentifikasi langsung melalui dataset ini.

3. Batuan Ultramafik Mengontrol Sebaran Nikel

Sebagian besar endapan nikel laterit Indonesia berkembang di atas:

  • Peridotit
  • Serpentinit
  • Dunit

Analisis geologi menjadi tahap awal eksplorasi nikel.

4. Geologi Menentukan Potensi Air Tanah

Produktivitas akuifer sangat dipengaruhi oleh jenis batuan penyusunnya.

5. Geologi Menentukan Risiko Bencana

Peta geologi digunakan dalam:

  • Analisis longsor
  • Analisis gempa
  • Analisis likuefaksi
  • Analisis vulkanik

Keunggulan Dataset Geologi Indonesia

✅ Data resmi ESDM.

✅ Cakupan seluruh Indonesia.

✅ Format SHP siap pakai.

✅ Memuat formasi geologi nasional.

✅ Memuat umur geologi.

✅ Cocok untuk eksplorasi mineral.

✅ Mendukung studi geoteknik.

✅ Mendukung analisis hidrogeologi.

✅ Mendukung kajian tata ruang.

✅ Kompatibel dengan ArcGIS dan QGIS.

Bagaimana Cara Mendapatkan Data Ini?

Kami menyediakan akses data ini secara terbatas untuk kebutuhan profesional dan akademis. Anda dapat menghubungi kami langsung atau menekan tombol download berikut :


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar