Shapefile (SHP) Penetapan Kawasan Hutan Indonesia

Salah satu dataset paling krusial yang tersedia saat ini adalah Shapefile Penetapan Kawasan Hutan Indonesia yang dirilis oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dataset ini merupakan pembaruan terbaru yang digunakan sebagai referensi resmi dalam berbagai kegiatan perencanaan dan analisis geospasial di Indonesia.


Apa Itu Shapefile Penetapan Kawasan Hutan?

Shapefile (SHP) adalah format data geospasial yang digunakan untuk menyimpan informasi berbentuk vektor, seperti titik, garis, dan poligon. Dalam konteks ini, shapefile kawasan hutan berisi polygon area yang menunjukkan batas resmi kawasan hutan di Indonesia.

Data ini mencakup berbagai jenis kawasan hutan seperti:

  • Hutan Lindung (HL)
  • Hutan Produksi (HP)
  • Hutan Produksi Terbatas (HPT)
  • Hutan Produksi Konversi (HPK)
  • Kawasan Konservasi (TN, CA, SM, dll)

Dataset ini menjadi referensi utama dalam:

  • Perencanaan tata ruang
  • Perizinan lahan
  • Analisis lingkungan
  • Investasi berbasis lokasi



Sumber Data: KLHK

Dataset ini berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai otoritas resmi pengelolaan kawasan hutan di Indonesia.

Pembaruan mencerminkan:

  • Perubahan status kawasan hutan
  • Penyesuaian batas wilayah
  • Integrasi kebijakan terbaru
  • Pembaruan SK penetapan kawasan

Dengan demikian, dataset ini merupakan data paling mutakhir dan valid yang dapat digunakan untuk analisis.


Struktur Data Shapefile Kawasan Hutan

Berdasarkan tabel atribut yang Anda lampirkan, berikut penjelasan detail setiap field:

1. Identitas Dasar

FID

  • Nomor unik setiap polygon
  • Digunakan sebagai identifier internal

Shape

  • Tipe geometri (Polygon)
  • Menunjukkan area kawasan hutan

objectid

  • ID tambahan untuk database

2. Informasi Metadata

fcode

  • Kode klasifikasi dataset
  • Contoh: PNTPNKWSNHUTAN_AR

metadata

  • Informasi tambahan terkait data

3. Sistem Koordinat

srs_id

  • Sistem referensi spasial
  • Biasanya menggunakan WGS84

4. Informasi Wilayah

kode_prov

  • Kode provinsi
  • Contoh: 11 (Aceh)

namobj

  • Nama objek (jika tersedia)

5. Informasi Kawasan Hutan

nkws

  • Nama kawasan hutan
    Contoh:
  • TN Gunung Leuser
  • HL Langsa Kemuning
  • CA Jantho

fungsitap

  • Fungsi kawasan hutan

Kode umum:

  • 100100 → Hutan Lindung
  • 100200 → Kawasan Konservasi
  • 100300 → Hutan Produksi
  • 500300 → Hutan Produksi Konversi

Field ini sangat penting untuk:

  • Analisis legalitas
  • Perencanaan penggunaan lahan

6. Informasi Legalitas

nosktap

  • Nomor Surat Keputusan (SK) penetapan kawasan

Contoh:

  • SK.9070/MENLHK-PKTL/KUH/PLA.2/10/2019

tglsktap

  • Tanggal SK penetapan

Digunakan untuk:

  • Validasi hukum
  • Audit data

Klasifikasi Fungsi Kawasan Hutan (Berdasarkan Kode)

🔹 Kelompok Kawasan Konservasi (100200 – 100260)

KodeFungsi Kawasan
100200Kawasan Suaka Alam (KSA)
100210Cagar Alam (CA)
100211Cagar Alam Laut
100220Suaka Margasatwa (SM)
100221Suaka Margasatwa Laut
100230Taman Nasional (TN)
100240Taman Wisata Alam (TWA)
100241Taman Wisata Alam Laut
100250Taman Hutan Raya (Tahura)
100251Tahura Laut
100260Taman Buru

🔹 Kelompok Hutan Lindung

KodeFungsi Kawasan
100100Hutan Lindung (HL)

🔹 Kelompok Hutan Produksi

KodeFungsi Kawasan
100300Hutan Produksi (HP)
100400Hutan Produksi Terbatas (HPT)
100500Hutan Produksi Tetap

🔹 Kelompok Lain / Khusus

KodeFungsi Kawasan
100000Kawasan Hutan (umum / belum spesifik)

🔹 Kelompok Area Penggunaan Lain (APL) / Konversi

KodeFungsi Kawasan
500100Area Penggunaan Lain (APL)
500300Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK)

Kegunaan Data Kawasan Hutan

1. Perencanaan Tata Ruang

2. Industri Pertambangan & Energi

3. Infrastruktur dan Konstruksi

4. Kehutanan dan Lingkungan

5. GIS dan Analisis Spasial

Insight Penting dari Dataset ini

Beberapa insight menarik:

  • Banyak kawasan mengalami perubahan status
  • Kawasan konservasi semakin diperluas
  • Hutan produksi masih mendominasi

Bagaimana Cara Mendapatkan Data Ini?

Kami menyediakan akses data ini secara terbatas untuk kebutuhan profesional dan akademis. Anda dapat menghubungi kami langsung atau menekan tombol download berikut :


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar