Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan sumber daya mineral terbesar di dunia. Selain mineral logam seperti emas, nikel, dan tembaga, Indonesia juga memiliki potensi mineral non logam yang sangat besar dan tersebar hampir di seluruh wilayah nusantara.
Mineral non logam memiliki peranan penting dalam berbagai sektor industri, antara lain:
- Konstruksi,
- Keramik,
- Semen,
- Kaca,
- Bahan bangunan,
- Pupuk,
- Kosmetik,
- Hingga industri manufaktur modern.
Dalam era transformasi digital dan pemanfaatan data spasial, salah satu dataset geospasial paling penting untuk sektor pertambangan dan industri adalah:
Shapefile (SHP) Peta Sumber Daya Mineral Non Logam Indonesia
Dataset ini menyediakan informasi spasial mengenai:
- Lokasi sumber daya mineral non logam,
- Jenis komoditas,
- Klasifikasi mineral,
- Status kegiatan,
- Potensi sumber daya,
- Kualitas material,
- Hingga referensi data eksplorasi.
Mengapa Mineral Non Logam Sangat Penting?
Mineral non logam menjadi fondasi berbagai sektor industri:
- Pembangunan infrastruktur,
- Properti,
- Jalan,
- Semen,
- Kaca,
- Keramik,
- Hingga industri teknologi.
Tanpa mineral non logam:
- Pembangunan modern tidak dapat berjalan.
Sumber Data: ESDM
Dataset berasal dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merupakan update terbaru resmi ESDM
Struktur Data Shapefile Peta Sumber Daya Mineral Non Logam
Berikut atribut tabel data penting yang perlu anda ketahui.
1. jnskombl
Jenis komoditas mineral.
Contoh: Granit, Kaolin, Andesit, Feldspar, Basal, Lempung
2. lbunsurb
Lambang unsur atau singkatan komoditas.
Contoh:
- Gr = Granit
- Ka = Kaolin
- Bs = Basal
3. kelkombl
Kelompok komoditas mineral.
Contoh: Bahan Bangunan, Bahan Keramik, Mineral Industri, Batu Mulia
4. lokasibl
Lokasi mineral non logam.
Contoh: Pulau Karimun, Desa Nyampar, Gunung Kijang Kawal
5. hipbl
Sumber daya hipotetik.
Menunjukkan estimasi awal potensi mineral.
6. trekabl
Sumber daya tereka.
Tingkat keyakinan rendah hingga menengah.
7. tjukbl
Sumber daya terunjuk.
Menunjukkan estimasi lebih detail.
8. tkurbl
Sumber daya terukur.
Memiliki tingkat keyakinan tinggi.
9. tkira
Kemungkinan sumber daya terkira.
10. tbukt
Sumber daya terbukti.
Kategori keyakinan tertinggi.
11. remark
Catatan tambahan.
Contoh:
- kualitas material
- kandungan kimia
- karakteristik batuan
12. namobj
Nama objek mineral.
Contoh:
- Granit Bukit Monnos
- Andesit Gunung Kijang
- Basal Desa Nyampar
13. statdikbl
Status kegiatan mineral.
Contoh: Survei Tinjau, Eksplorasi Rinci, Operasi Produksi
14. acuan
Referensi data.
Contoh:
- APBN 2006
- Neraca
- PSDG 2005
- laporan eksplorasi
Insight Penting Industri Mineral Non Logam
1. Infrastruktur Meningkatkan Permintaan
Pembangunan nasional meningkatkan kebutuhan:
- batuan konstruksi,
- semen,
- keramik.
2. Mineral Industri Semakin Strategis
Karena:
- industri manufaktur berkembang pesat.
3. GIS Menjadi Teknologi Utama Pertambangan Modern
Perusahaan kini sangat bergantung pada:
- analisis spasial dan data GIS.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar