Shapefile (SHP) Peta Sumber Daya Mineral Logam Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi sumber daya mineral logam terbesar di dunia. Kekayaan geologi Indonesia terbentuk dari aktivitas tektonik dan vulkanik yang sangat kompleks selama jutaan tahun, menghasilkan berbagai jenis mineral logam bernilai tinggi seperti:

  • Nikel,
  • Emas,
  • Tembaga,
  • Besi,
  • Mangan,
  • Timah,
  • Bauksit,
  • Kromit,
  • Hingga logam tanah jarang.

Dalam era transformasi digital pertambangan dan analisis berbasis data spasial, informasi mengenai persebaran sumber daya mineral logam menjadi sangat penting untuk:

  • Eksplorasi,
  • Investasi,
  • Tata ruang,
  • Evaluasi potensi tambang,
  • Pengawasan sumber daya,
  • Hingga pengambilan keputusan strategis.

Salah satu dataset geospasial paling penting yang digunakan saat ini adalah:

Shapefile (SHP) Peta Sumber Daya Mineral Logam Indonesia

Dataset ini menyediakan informasi spasial mengenai:

  • Lokasi mineral logam,
  • Jenis komoditas,
  • Klasifikasi mineral,
  • Kualitas mineral,
  • Status eksplorasi,
  • Referensi data,
  • Hingga informasi perusahaan.



Mengapa Dataset Ini Sangat Penting?

Karena data mineral logam menjadi fondasi utama dalam eksplorasi dan pengembangan industri pertambangan.

Dataset ini digunakan untuk:

  • Eksplorasi mineral,
  • Evaluasi ekonomi,
  • Investasi pertambangan,
  • Pengelolaan sumber daya,
  • Tata ruang,
  • Dan analisis geologi regional. 

Sumber Data: ESDM

Dataset ini berasal dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

Merupakan update terbaru resmi ESDM



Struktur Data Shapefile Peta Sumber Daya Mineral Logam

Berikut atribut tabel data penting yang perlu anda ketahui.

1. jnskom

Jenis komoditas.

Contoh: Besi Laterit, Besi Primer

Menunjukkan : tipe mineral utama.

2. lbunsur

Lambang unsur kimia.

Contoh:

  • Fe
  • Fe La

3. kellgm

Kelompok mineral logam.

Contoh:

  • Logam Besi dan Paduan Besi

4. lokasilgm

Lokasi mineral logam.

Contoh: Pulau Gee, Sangaji, Tapunopaka

5. loghip

Volume logam hipotetik.

6. bjhtrka

Bijih terukur atau terkira.

7. logtrka

Logam terukur atau terkira.

8. bjhtjuk

Bijih terunjuk.

9. logtjuk

Logam terunjuk.

10. bjhtkur

Bijih tereka.

11. logtkur

Logam tereka.

12. bjhtkira

Bijih terkira.

13. logtkira

Logam terkira.

14. bjhtbkt

Bijih terbukti.

15. logtbkt

Logam terbukti.

Merupakan kategori dengan tingkat keyakinan tertinggi.

16. remark

Catatan tambahan.

Contoh:

  • Limonit-Saprolit
  • Kadar Fe
  • Magnetit dan hematit

17. namobj

Nama objek mineral.

Contoh:

  • Besi Laterit Sangaji
  • Besi Primer Air Bangis

18. statdiklgm

Status kegiatan mineral logam.

Contoh:

  • Operasi Produksi
  • Eksplorasi Rinci
  • Studi Kelayakan
  • Survei Tinjau

19. acuan

Sumber referensi data.

Contoh:

  • laporan perusahaan,
  • annual report,
  • laporan eksplorasi,
  • studi kelayakan.

 

Insight Penting Industri Mineral Indonesia

1. Indonesia Menjadi Pusat Industri Nikel Dunia

Terutama untuk baterai EV.

2. Mineral Strategis Semakin Bernilai

Karena transisi energi global.

3. GIS Menjadi Teknologi Utama Tambang Modern

Perusahaan tambang kini sangat bergantung pada spatial analytics.


Bagaimana Cara Mendapatkan Data Ini?

Kami menyediakan akses data ini secara terbatas untuk kebutuhan profesional dan akademis. Anda dapat menghubungi kami langsung atau menekan tombol download berikut :


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar