Shapefile (SHP) Peta Izin Lokasi Sawit Seluruh Indonesia

Industri kelapa sawit merupakan salah satu sektor strategis terbesar di Indonesia. Sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia memiliki jutaan hektar perkebunan sawit yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan berbagai wilayah lainnya.

Namun di balik besarnya kontribusi ekonomi sektor sawit, terdapat tantangan besar terkait:

  • Legalitas lahan
  • Tata ruang
  • Konflik agraria
  • Deforestasi
  • Kepastian investasi
  • Transparansi perizinan

Dalam konteks tersebut, data geospasial menjadi komponen yang sangat penting, khususnya:

Shapefile (SHP) Peta Izin Lokasi Sawit Seluruh Indonesia resmi ATR/BPN

Dataset ini memberikan informasi spasial mengenai:

  • Lokasi izin perkebunan sawit
  • Nama perusahaan
  • Luas izin
  • Status izin
  • Wilayah administrasi
  • Nomor SK
  • Instansi penerbit izin

Pentingnya Izin Lokasi dalam Industri Sawit

Izin lokasi menjadi tahap awal yang sangat penting sebelum:

  • HGU
  • IUP
  • pembukaan lahan
  • operasional perkebunan

Tanpa izin lokasi:

  • legalitas usaha menjadi lemah
  • risiko konflik meningkat

 


Sumber Data: ATR/BPN

Dataset ini berasal dari:

  • ATR/BPN (Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional)

Data merupakan:

update terbaru resmi ATR/BPN



Struktur Data Penting Dari Shapefile Peta Izin Lokasi Sawit

Berikut atribute table data penting yang perlu anda ketahui.

1. nama_prsh

Nama perusahaan pemegang izin.

Contoh:

  • PT. MESKOM AGRO SARIMAS
  • PT. RIAU MAKMUR SENTOSA
  • PT. TUNAS SAWA ERMA

Ini adalah field utama identitas perusahaan.

2. grp_usaha

Grup usaha atau holding perusahaan.

Contoh:

  • MENARA GRUP
  • Korindo Group
  • Digoel Agri Group

Field ini penting untuk:

  • analisis kepemilikan korporasi
  • identifikasi afiliasi perusahaan

3. penerbit

Instansi yang menerbitkan izin.

Contoh:

  • Bupati Bengkalis
  • Kepala Kantor Pertanahan
  • Kepala Dinas PMPTSP

Field ini menunjukkan:

otoritas legal penerbit izin.

4. nmr_sk_il

Nomor Surat Keputusan izin lokasi.

Contoh:

  • No. 631 Tahun 2003
  • 522.2/693.11/BUP/2015

Digunakan untuk:

  • validasi legal
  • audit perizinan

5. tgl_sk_il

Tanggal penerbitan SK izin lokasi.

Menunjukkan:

  • kapan izin diterbitkan

6. luas_sk_i

Luas izin lokasi.

Biasanya dalam:

  • hektar (Ha)

Contoh:

  • 37.010 Ha
  • 20.000 Ha
  • 5.000 Ha

Field ini penting untuk:

  • analisis skala usaha
  • monitoring penguasaan lahan

7. desa

Nama desa lokasi izin.

Contoh:

  • Desa Sebangar
  • Desa Sungai Buluh
  • Desa Kuala Sebatu

Digunakan untuk:

  • analisis sosial
  • identifikasi wilayah terdampak

8. kecamatan

Nama kecamatan lokasi izin.

Contoh:

  • Mandah
  • Kemuning
  • Batang Gansal

9. kabupaten

Nama kabupaten lokasi izin.

Contoh:

  • Kabupaten Bengkalis
  • Indragiri Hilir
  • Boven Digoel

10. status

Status izin lokasi.

Contoh:

  • Aktif
  • Tidak Aktif
  • ILOK telah berakhir

Ini sangat penting untuk:

  • evaluasi legalitas aktif

Insight Penting dari Dataset

1. Konsentrasi Sawit Sangat Besar di Sumatera dan Kalimantan

Terutama:

  • Riau
  • Kalimantan Tengah
  • Papua

2. Banyak Perusahaan Berada dalam Grup Besar

Menunjukkan:

  • konsolidasi industri sawit

3. Banyak Izin Lama Masih Aktif

Menunjukkan:

  • penguasaan lahan jangka panjang 

Bagaimana Cara Mendapatkan Data Ini?

Kami menyediakan akses data ini secara terbatas untuk kebutuhan profesional dan akademis. Anda dapat menghubungi kami langsung atau menekan tombol download berikut :


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar