Infrastruktur jalan merupakan salah satu fondasi utama pembangunan nasional. Jalan berperan penting dalam:
- Konektivitas antar wilayah,
- Distribusi logistik,
- Pertumbuhan ekonomi,
- Pengembangan kawasan industri,
- Hingga pemerataan pembangunan di Indonesia.
Dalam era transformasi digital dan pengembangan sistem geospasial nasional, kebutuhan terhadap data spasial jaringan jalan menjadi semakin penting. Salah satu dataset yang paling banyak digunakan oleh praktisi GIS, pemerintah, konsultan, dan perusahaan infrastruktur adalah:
Shapefile (SHP) Jaringan Jalan Seluruh Indonesia
Dataset ini menyediakan informasi spasial lengkap mengenai:
- Jalan Tol Nasional,
- Jalan Arteri,
- Jalan Kolektor,
- Jalan Lokal,
- Jalan Lori,
- Jalan Setapak,
- Jalan Lain,
- Jalan Kereta Api Jalur Tunggal dan Jalur Ganda,
- Landasan Pacu Domestik, Internasional dan Perintis.
- Jaringan Jalan
- Jalan Tol Nasional
- Jalan Non Tol Nasional
Sumber Data: Kementerian PUPR
Dataset jaringan jalan nasional diterbitkan oleh:
- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga.
Data ini merupakan update terbaru resmi dari PUPR
Digunakan secara luas untuk:
- Perencanaan infrastruktur,
- Monitoring jalan,
- Pengembangan transportasi,
- Dan analisis spasial nasional.
Pentingnya Data Jaringan Jalan
Jaringan jalan merupakan tulang punggung mobilitas nasional.
Tanpa data jalan yang akurat:
- Pembangunan sulit direncanakan,
- Distribusi logistik terganggu,
- Dan analisis spasial menjadi tidak optimal.
Tiga Layer Utama dalam Dataset
Dalam dataset ini terdapat tiga shapefile utama:
| Layer | Deskripsi |
|---|---|
| Jaringan Jalan | Seluruh jaringan jalan |
| Jalan Tol Nasional | Jalan tol resmi nasional |
| Jalan Non Tol Nasional | Jalan nasional non tol |
1. Shapefile Jaringan Jalan
Layer ini berisi:
- Seluruh jaringan jalan utama.
Mencakup:
- Jalan nasional,
- Jalan provinsi,
- Jalan kabupaten,
- Dan konektivitas transportasi.
2. Shapefile Jalan Tol Nasional
Layer ini menampilkan:
- Jaringan jalan tol resmi nasional.
Contoh:
- Tol Trans Jawa,
- Tol Trans Sumatera,
- Tol Jakarta-Cikampek,
- Dan jaringan tol lainnya.
3. Shapefile Jalan Non Tol Nasional
Layer ini berisi:
- Jalan nasional non tol.
Biasanya:
- Jalan arteri utama,
- Jalur penghubung antar kota,
- Jalur distribusi logistik nasional.






































